Friday, April 3, 2009

CIRI-CIRI AIR MINUM YANG BERSIH & SEHAT


Apakah Ciri-ciri air yang layak minum hanya :

Jernih, tidak berbau, tidak berasa dan tidak berwarna.

Jawabannya adalah : Tidak, mengapa..???

Karena Ciri-ciri air yang layak minum yaitu :

1. Jernih, tidak berbau, tidak berasa &tidak berwarna.

2. Suhunya sebaiknya sejuk dan tidak panas.

3. Bebas unsur-unsurkimia yang berbahaya seperti besi (Fe), seng (Zn), raksa (Hg) dan mangan (Mn).

4. Tidak mengandung unsur mikrobiologi yang membahayakan seperti coli tinja dan total coliforms.

Dr.Charles Mayo dari Mayo Clinic, Amerika serikat mengatakan : " Air yang mengandung mineral anorganik adalah penyebab utama berbagai penyakit".

Dr. N.W. Walker, " Water Can Undermine, " Your Health ", 1996 Norwalk Press, USA "Mineral Anorganik yang terlarut dalam air seperti kalsium fosfat, kalsium carbonat dan lain-lain, akan tertimbun dalam jaring tubuh akhirnya akan menyebabkan kerusakan pada jaringan-jaringan tubuh bahkan kematian.."

Paul C. Bragg, N.D./Phd., " The shocking Truth About Water ", Helth Science, Box & Santa Barbara Calif.

" Meskipun tanah dibawah tapak kaki kita mengandung banyak mineral anorganik, namun tubuh kita tidak dapat memanfaatkannya. Hanya tumbuh-tumbuhanlah yang mampu memanfaatkan dan dan mengubahnya menjadi mineral oraganic yang bermanfaat bagi hewan dan manusia.."

"kerusakan terbesar pada organ-organ tubuh disebabkan oleh mineral anorganik yang bercampur dengan lemak dan garam dapur di dalam darah. Campuran ini akan menyumbat pembuluh darah ke organ-organ tersebut, sehingga menghambat aliran darah dan merusak fungsi oragan tersebut.."

Dr. Allen E. Bani, "Your Water and Your Health", Keats Publising, Inc., 1990, Connecticut, USA

" Meminum air non mineral ( distilasi ) tidak berpengaruh buruk terhadap kesehatan, malah sebaliknya bermanfaat ganda,. Pertama, tidak menambah mineral anorganik yang lama tertimbun dalam jaringan tubuh tubuh anda dan kedua, menguras mineral anorganik yang sudah lama tertimbun dalam jaringan tubuh anda"

Tubuh manusia mengandung 70% air (kira-kira 55-60 liter air). Berarti besarnya peranan air bagi hidup kita minimal 70% dan akan bertambah besar seiring meningkatnya kebutuhan kebersihan lainnya. Umumnya dengan meminum 8-10 gelas air putih sehari dapat memenuhi kebutuhan.

Fungsi air minum:
1. Mengontrol suhu tubuh

2. Faktor penting untuk pencernaan dan penyerapan nutrisi ke dalam tubuh. Membawa oksigen dan sari-sari makanan ke seluruh bagian tubuh kita sehingga semua sel dan organ tubuh termasuk otak, ginjal, jantung, limpa, paru-paru dapat tetap hidup dan berfungsi dengan baik.

3. Detoksifikasi, membawa sisa-sisa pembakaran tubuh termasuk racun-racun ke alat sekresi sehingga metabolisme tubuh berjalan baik. Ini berarti semua zat yang ada di dalam air minum ikut ke dalam tubuh dan peredaran darah kita.

4. Fungsi lainnya bagi kesehatan adalah kulit menjadi lebih sehat, membantu penurunan berat badan, menurunkan resiko serangan jantung, membantu sendi dan otot menjadi rileks, melancarkan proses buang air besar dan menambah energi serta kesegaran tubuh.

Dalam sehari tubuh manusia kehilangan sekitar 10 gelas kecil air akibat proses pernapasan, keringat dan pembuangan lainnya. Mengkonsumsi kafein dan merokok dapat mempercepat dehidrasi. Adapun akibat yang ditimbulkan akibat kekurang air dalam tubuh sebagai berikut:

1. Kita akan teracuni hingga mati oleh kotoran dalam tubuh kita sendiri.

2. Mengalami pandangan yang buram, rasa penat, mual, pusing saat bangun tidur (hangover), lesu hingga sembelit.

3. Gangguan ginjal, gangguan fungsi liver dan infeksi sistem air seni.

4. Hipertensi, nyeri punggung, radang sendi, bengkak bernanah dan asma.

5. Penurunan 5% stok air dalam tubuh menyebabkan seseorang kehilangan 30% energinya.

Bagaimana kondisi air pada masa ini

Dari sekitar enam miliar penduduk dunia, sedikitnya 1,1 miliar tidak memiliki akses terhadap air minum yang aman. Di Indonesia, diperkirakan 50% dari penduduk atau sekitar 100 juta penduduk juga mengalami hal yang sama. Di Jakarta, misalnya,telah dilaporkan air tanahnya sudah terkontaminasi bakteri E-coli dan tinja. Selain itu, di beberapa daerah, airnya juga sudah tercemar logam berat. Mendapatkan air bersih, sehat, dan layak minum saat ini memang tidak mudah lagi. Ada air jernih, tetapi ternyata tinggi kandungan zat berbahyanya. Ada juga air yang tidak mengandung zat berbahaya tetapi terlihat keruh sehingga membuat orang enggan meminumnya.

E-coli dan tinja

Awal Maret tahun 2006 yang lalu Badan Pengelola Lingkungan Hidup Daerah (BPLHD) DKI Jakarta melaporkan 80% sampel air tanah di lima wilayah yang terdiri dari 75 sumur di 75 kelurahan di Jakarta tercemar bakteri E-coli.

Berdasarkan hasil pengambilan sampel dan pemeriksaan di laboratorium lingkungan BPLHD di 75 lokasi tadi, terjadi peningkatan jumlah wilayah dengan kadar coliform (tercemar tinja) serta bakteri fecal coli yang melebihi ambang batas. Wilayah yang melebihi ambang batas untuk coliform meningkat dari 61% menjadi 67%. Sedangkan bakteri fecal coli meningkat dari 61% menajdi 64%.

"Bahkan hasil penelitian yang lalu menunjukkan, suatu daerah di Jakarta Utara memiliki kadar coliform sebanyak 98%," kata Kepala BPLHD DKI Jakarta, Kosasih Wirahadikusumah saat diminta keterangan oleh Media Indonesia di ruangannya beberapa waktu lalu.

Padahal, lanjutnya, setengah dari penduduk Jakarta menggunakan air tanah untuk keperluan rumah tangga, seperti air minum, mandi, mencuci, dan memasak. "Kondisi ini tentu memprihatinkan, karena akan berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. Sementara pasokan air dari PDAM dan kedua mitra asingnya hanya menjangkau 55% wilayah DKI jakarta, " kata Kosasih.

Lebih lanjut, ia menjelaskan, selain E-coli sebagai parameter mikrobiologi, hasil sampel parameter kimia dan fisika juga memperlihatkan kondisi air tanah di beberapa lokasi di Jakarta buruk.

Beberapa zat kimia anorganik,seperti besi (Fe) dan mangan (Mn) ditemukan melebihi ambang baku mutu di beberapa lokasi tertentu. Terdapat pula satu titik dengan kandungan fluor melebihi ambang baku mutu. Selain itu terdapat pula lokasi denagn kadar keasaman (pH) yang melampaui batas baku mutu, yaitu dari 6-9, juga kandungan detergen yang melebihi ambang baku mutu.

Kosasih menyebutkan, air tanah umumnya tercemar oleh rembesan dari septic tank yang bisa disebut black water dan juga pencemaran dari air laut akibat intrusi ataupun sedimentasi. Sedangkan sumber pencemaran sumur air tanah antara lain dari septic tank, tempat sampah, industri, salon kecantikan, bengkel, serta saluran got dan sungai.

Kosasih mengungkapkan,saat ini sumber pencemar nomor satu di DKI Jakarta adalah limbah domestik. Limbah inilah yang mendominasi turunnya kualitas air bawah tanah. Di Jakarta kontribusi limbah domestik berkisar antara 70%-80% dari keseluruhan limbah, imbuhnya.

Salah satu langkah preventif untuk mengatasi pencemaran air tanah tersebut, lanjutnya, dengan memberlakukan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 122/2005 tentang pengolahan air domestik pada rumah tangga dan industri.

"Semacam instalasi pengolahan air limbah skala kecil," katanya.

Keputusan Gubernur itu akan dijadikan dasar dalam melakukan pengawasan dan pengendalian pencemaran air tanah. Untuk industri dan perkantoran, peraturan ini mensyaratkan sistem pengolahan limbah domestik. Pengolahan limbah domestik pada gedung perkantoran dan industri itu diharapkan mampu menjadi palang pintu pencemaran E-coli.

Tidak Terlihat tetapi Sangat Berbahaya
Hingga saat ini penduduk Indonesia sulit terbebas dari penyakit diare, kolera, disentri hingga tifus. Sebab, semua penyakit tersebut berhubungan erat dengan air (waterborne diseases).

Selain penyakit tersebut, hepatitis A dan poliomelistis anterior akut juga banyak ditemui di masyarakat.

"Bahkan tidak sedikit dijumpai masyarakat mengalami keracunan, karena adanya senyawa kimia dalam air minum melebihi ambang batas kosentrasi yang diijinkan," kata Arie Herlambang, peneliti dari Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT)

Arie menerangkan kontaminasi air minum yang dipasok untuk keperluan masyarakat umum dapat terjadi akibat limbah industri, domestik, limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), korosi dari pemipaan, dan juga akibat hasil samping dari proses disinfeksi dengan klorin.

Proses kontaminasi itu, lanjutnya, dapat terjadi mulai dari sumber air baku, selama proses pengolahan, ataupun pada pipa distribusinya.

Beberapa zat kimia yang bersifat racun terhadap tubuh manusia, kata Arie, antara lain logam berat, pestisida, senyawa polutan hidrokarbon, zat-zat radioaktif alami atau buatan dan lain sebagainya. Zat berbahaya itu tidak teraba maupun kasat mata. Bahkan setelah dipanaskan 100 derajat celsius pun zat kimia di dalam air cenderung tidak hilang. Sebab pemanasan hanya mematikan bakteri atau kuman.

apakahkah ada air minum yang bersih dan bersih..???

jawabnya, ADA....!!! , AMIDIS...!!!

Apakah Air Minum Distilasi “AMIDIS”...???

AMIDIS adalah air minum kesehatan yang diproses melalui sistem distilasi atau penyulingan atau penguapan,melalui proses pemanasan hingga 180 derajat celcius sehingga menghasilkan air minum yang murni (NON-MINERAL) tanpa kandungan polutan, mineral anorganik maupun bahan kontaminasi lain seperti bahan kimia maupun bahan pestisida.

Perbedaan Mineral Organik dan Anorganik

Beberapa pendapat menyatakan bahwa tubuh manusia membutuhkan mineral. Benar, tetapi macam mineral apakah yang diperlukan oleh tubuh manusia? Jawabannya adalah Mineral Organik.
Mineral Organik adalah mineral yang dibutuhkan serta berguna bagi tubuh kita, yang dapat kita peroleh melalui makanan yang kita konsumsi setiap hari seperti nasi, ayam, ikan, telur, sayur-sayuran serta buah-buahan, atau vitamin tambahan. Sedangkan sebaliknya, Mineral Anorganik adalah mineral yang tidak dibutuhkan serta tidak berguna bagi tubuh kita.
Air, yang bersumber dari dalam tanah mengandung mineral Anorganik yang tidak berguna dan sulit untuk dicerna bagi tubuh manusia.

Bahaya yang ditimbulkan oleh mineral Anorganik

Mineral Anorganik yang terkandung di dalam air antara lain mengandung unsur seperti Timbal Hitam (Pb), Iron Oxide (Besi Teroksidasi), Mercuri, Arsenik, Magnesium, Aluminium atau bahan-bahan kimia hasil dari resapan tanah dan lain sebagainya. Seperti kita ketahui bahwa setiap masing-masing unsur tersebut mempunyai berat jenis atau bahan kimiawi, yang bilamana terkonsumsi akan dapat menumpuk pada tubuh manusia, sehingga lama kelamaan akan dapat merusak tubuh kita terutama pada bagian ginjal dan hati, dimana kedua organ tubuh tersebut berfungsi sebagai filter bagi tubuh.
Penumpukan dan endapan yang disebabkan oleh mineral Anorganik tersebut dapat menyebabkan antara lain batu ginjal, batu empedu, pengerasan arteri, diabetes. Endapan tersebut dalam pula terjadi pada persendian sehingga dapat menyebabkan arthritis.

Perbedaan Air Minum Distilasi “AMIDIS” dengan Air Minum BUKAN Distilasi

Air Minum Distilasi “AMIDIS” mempunyai Total Dissolved Solid (TDS) = 0 ppm (part per million), yang artinya di dalam air tersebut tidak mengandung unsur maupun polutan apapun juga, PURE WATER (H2O).
Sebaliknya pada air minum BUKAN distilasi atau biasa disebutkan dengan springwater akan mempunyai range Total Dissolved Solid (TDS) antara 50 – 150 ppm, yang artinya pada setiap milliliter air tersebut terdapat 50 – 150 macam polutan dan/ mineral anorganik dan/ bahan terkontaminasi lainnya yang tidak diketahui yang sangat berbahaya bagi tubuh manusia bilamana dikonsumsi untuk jangka waktu lama.

Benefit “AMIDIS”

Dengan TDS = 0, AMIDIS dapat menjadi proses detoksifikasi (pembuangan zat racun) alami dari dalam tubuh.
Menghindarkan tubuh dari penyakit batu ginjal, batu empedu, arthiritis, pengerasan arteri, diabetes dan lain sebagainya, seperti membuat kulit menjadi lebih halus, lembut dan tidak mudah berkeriput, karena pori-pori kulit dapat bekerja optimal dalam proses pengeluran keringat dari dalam tubuh,
Air Minum Distilasi “AMIDIS” disarankan untuk dikonsumsi bagi orang yang mengalami kelainan ginjal dan gagal ginjal (cuci darah).
Membantu bagi orang yang mengalami ganggungan pembuangan air seni.
Membantu menurunkan hipertensi karena AMIDIS tidak mengandung Sodium. Dengan melalukan therapy air minum dapat membantu mengeluarkan kadar garam yang berlebihan dari dalam tubuh.
Menurut penelitian bahwa salah satu faktor penyebab Autisme adalah berlebihnya kadar mineral logam atau mineral anorganik di dalam tubuh. Dengan mengkonsumsi AMIDIS tidak akan menambah kadar tersebut di dalam tubuh.
AMIDIS merupakan salah satu pendukung program diet, dan membantu dalam proses pembentukan tubuh, karena AMIDIS tidak mengandung Sodium yang akan mengikat air didalam tubuh.
Baik sekali digunakan bagi para olahragawan, karena melancarkan proses pengeluaran keringat dari dalam tubuh.
Baik dikonsumsi bagi segala usia.
Dengan harga terjangkau, AMIDIS memberikan kualitas air minum yang baik, bersih dan murni bagi tubuh.

Proses Produksi Air Minum Distilasi “AMIDIS”

Air Minum Distilasi “AMIDIS” tidak hanya dilakukan melalui proses penyaringan yang biasa dilakukan oleh BUKAN air minum distilasi, melainkan melalui proses Pengupan (Evaporated), dimana air yang telah melalui proses penyaringan dengan menggunakan system RO (Reverse Osmosis) tersebut dipanaskan hingga mencapai suhu 180° Celcius, yang membuat seluruh mineral Anorganik, bahan kimia, dan bahan kontaminasi lainnya akan tertinggal, yang kemudian dilanjutkan dengan proses Pengembunan (Condensed) dan Sterilisasi dengan menggunakan system Ozonizasi dan Ultraviolet, yang mana pada akhirnya akan menghasilkan Air Minum yang 100% Murni tanpa Polutan (PURE WATER H20)

MANFAAT MENGKONSUMSI AMIDIS…????

1. Meringankan kerja ginjal, terutama untuk orang yang mengalami gagal ginjal.

2. Membantu menurunkan hipertensi, karena air murni tidak mengandung sodium.

3. Menjaga agar kulit tetap halus, lembut, tidak mudah keriput, sebab tubuh kita tidak mengandung air yang berpolutan/mengandung bahan pencemar, sehingga pori-pori kulit dapat berfungsi dengan baik.

4. Dengan TDS = 0 PPM dapat mengoptimalkan proses detoksifikasi (pembuangan zat racun) dari dalam tubuh.

5. Membantu transportasi zat-zat untuk melewati sel membran serta mendistribusikannya melalui peredaran darah ke seluruh tubuh.

6. Merupakan salah satu pendukung program diet.

7. Membuat makanan dan minuman terasa lebih nikmat.

8. Minuman yang tepat bagi seluruh keluarga.

Jika anda berminat hub : 021.7445979 ( Untuk daerah sawangan,cinangka,cirendeu, cinere, lebak bulus dan sekitarnya/Jak-Sel )- untuk pengetesan air dapat dilakukan di rumah anda.

3 comments:

  1. sy coba hub nomor di atas kok ga jual amidis ya, salah sambung gitu

    ReplyDelete
  2. http://berbagisejahtera.blogspot.com/

    ReplyDelete